DARMAKRADENAN.COM- Jarum jam baru menunjukan pukul 08.00, namun segerombol remaja Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas mulai bergegas menuju Sungai Pecang desa setempat. Mereka bukan beranjak untuk mandi atau memancing ikan, namun bekerja bakti membuat lapangan bola voli, karena sungai mengering akibat pengaruh musim kemarau.
Hanya berselang tiga hari, sungai selebar delapan meterpun bisa disulap menjadi lapangan bola voli. Lapangan tersebut layaknya lapangan bola voli umumnya, karena memiliki ukuran 6×7 meter persegi.
Saefudin (40) bersama beberapa warga lain pun sumringah. Para penghobi bola volly tersebut langsung memanfaatkan lapangan tersebut. Untuk memacu semangat masing-masing warga ditarik uang sebesar Rp.10.000. Uang tersebut untuk membeli bola plastik dan hadiah sebagai turnamen antarwarga.
“Ulah” warga dengan memanfaatkan sungai kering pun tak luput menjadi perhatian warga lain seperti tukang ojek, pelajar maupun warga yang tidak memiliki aktivitas. Mereka berduyun-duyun mendatangi lapangan untuk ikut bermain meluangkan waktu untuk berolahraga.
Mereka membentuk grup yang masing-masing terdiri atas empat orang. Jumlah pemain ini berbeda dengan group bola voli pada umumnya yang berjumlah enam orang.”Ini merupakan kegiatan warga saat musim kemarau,”kata saefudin yang menggagas voli itu.
Tidak sedikit warga yang ikut berpartisi mengikuti permainan voli, bahkan mereka tampak antusias karena mendapat iming-iming hadiah meski jumlahnya tidak banyak.
Perlombaan dari penyisihan sampai final biasanya digelar selama dua hari. Setelah itu pertandingan dibuka lagi begitu seterusnya.
“Intinya kegiatan ini hanya sekedar untuk hiburan sembari mencari bibit-bibit baru pada bidang olah raga bola voli. Mereka yang bermain baik akan menjadi tim inti Desa Darmakradenan,”kata Saefudin.
Kompetisi
Lantaran respons warga sekitar terhadap permainan itu positif, Saefudin pun mengundang beberapa warga dari desa lain seperti Desa Karangbawang dan Kracak untuk meramaikan kompetisi.
Salah satu peserta, Supriono, menuturkan kegiatan itu disamping untuk meluapkan hobi juga untuk menumbuhkan bakat para pemuda. “Kegiatan ini sangat positif untuk merangsang minat warga berolahraga voli.”katanya.
Kasi Kesdaya Desa Darmakradenan, Ahmad Miftah, menuturkan kegiatan bola voli kegiatan bola voli di sungai kering sudah rutin dilakukan warga setempat, terutama saat musim kemarau. Warga hanya bisa berlatih voli saat sungai kering saja. “Kalau bukan kemarau mereka berlatih di lapangan desa tetangga,”katanya.
Lapangan voli tersebut tidak bisa dimanfaatkan secara permanen oleh warga. Bila sungai sudah kembali normal seiring dengan masuknya musim penghujan, warga akan berhenti berolahraga. Mereka akan menunggu kemarau pada musim depan. Begitu seterusnya, karena warga tidak memiliki lapangan voli.
Sumber: Harian Suara Merdeka
darmakradenan.com