DARMAKRADENAN.COM- Pembangunan Jembatan Rajawali di wilayah Kedung Iyom, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, terus berjalan dengan dukungan penuh masyarakat setempat. Dalam prosesnya, pembebasan lahan untuk kebutuhan pembangunan jembatan telah dibayar lunas melalui donatur warga.
Ketua RW 06 Grumbul Kesal, Kasid, mengatakan bahwa seluruh biaya pembebasan lahan berasal dari donasi masyarakat. Menurutnya, terdapat sembilan warga yang secara sukarela menyumbangkan dana demi kelancaran pembangunan infrastruktur tersebut.
“Kami menggali dana melalui para donatur warga setempat dan yang tinggal diluar kota. Ada sembilan warga donatur yang ikhlas memberikan dana guna membayar tanah untuk pembangunan jembatan,” ujar Kasid saat ditemui, Senin (13/4/2026) malam.
Ia menjelaskan, lahan yang dibebaskan terdiri dari dua bidang. Lahan di sebelah selatan milik Supriyanto, warga RT 02/RW 06, dengan luas lebih kurang 40,5 meter persegi dibeli seharga Rp 4.000.000. Sementara itu, lahan di sebelah utara sungai milik Aris Munandar, warga RT 03/RW 06, seluas lebih kurang 66 meter persegi dibeli dengan harga Rp 8.000.000. Dengan demikian, total dana yang dikeluarkan untuk pembebasan lahan mencapai Rp 12.000.000.
Kepala Dusun III, Suyanto Selain dukungan finansial, masyarakat juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam proses pembangunan. Warga bersama personel TNI tampak bergotong royong dalam pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.
Pihak Pemdes Darmakradenan, melalui Kepala Dusun III, Suyanto, berharap Pembangunan Jembatan Rajawali yang berada di Wilayahnya dapat meningkatkan aksesibilitas dan mempermudah aktivitas warga di wilayah Kedung Iyom dan sekitarnya. (ip79).
darmakradenan.com