DARMAKRADENAN.COM- Warga Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, mengeluhkan meluapnya air Sungai (Kali Koro) yang diduga dipicu oleh pembangunan jembatan baru di wilayah tersebut.
Keluhan muncul setelah hujan mengguyur kawasan itu dalam beberapa hari terakhir. Warga menilai lubang jembatan yang baru dibangun pada pekan lalu terlalu sempit sehingga menghambat aliran air dan menyebabkan luapan ke area persawahan.
Laporan terkait kondisi tersebut telah disampaikan warga melalui petugas perlindungan masyarakat (Linmas) setempat kepada pemerintah desa. Linmas RW 08, Solihin, mengatakan pihaknya menerima aduan warga pada Jum’at (3/4/2026) malam.
“Kami mendapat laporan dari warga bahwa air meluap karena lubang jembatan terlalu sempit sehingga aliran air tidak lancar,” ujarnya.
Akibat luapan tersebut, sejumlah lahan persawahan milik warga dilaporkan terendam air. Di antaranya milik Satam, Karsiman, Tasilem, Karsun, Wasroh, Carkum, Wandi, Sapon, Rudin, Sangad, Damiarto, Damang, Dasingun, Kartun, Warso, dan Iyus.
Salah satu warga RT 08 RW 08 yang terdampak, Satam, mengaku khawatir kondisi tersebut akan berdampak pada hasil pertanian ke depan. Menurutnya, genangan air berpotensi merusak tanaman padi jika tidak segera ditangani.
“Sekarang sawah sudah terendam. Kami khawatir kalau nanti ditanami padi bisa rusak,” katanya.
Warga berharap pemerintah desa segera menindaklanjuti laporan tersebut kepada pihak terkait, termasuk segera mencari solusi terhadap konstruksi jembatan agar tidak menghambat aliran air dan mencegah banjir susulan di kemudian hari. (ip79).
darmakradenan.com