Foto: Ilustrasi

Begini, Prosesi Pemakaman Di Desa Darmakradenan

DARMAKRADENAN.COM- Prosesi pemakaman berawal dari acara pemberangkatan jenazah merupakan rangkaian acara yang penuh khidmat, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum/almarhumah serta doa dari keluarga dan masyarakat yang ditinggalkan.

Acara pertama diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara. Dalam hal ini, pembawa acara memandu jalannya prosesi pemberangkatan jenazah agar berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan.

Selanjutnya, acara kedua adalah sambutan dari tuan rumah atau shohibul musibah. Sambutan ini biasanya disampaikan oleh pihak keluarga, atau dapat diwakilkan oleh pemangku wilayah setempat seperti Ketua RT, Ketua RW, maupun tokoh masyarakat atau tokoh agama.

Dalam sambutan tersebut disampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pelayat yang telah hadir. Selain itu, keluarga juga memohon maaf apabila semasa hidup almarhum/almarhumah memiliki kesalahan, baik disengaja maupun tidak.

Tak lupa pula disampaikan apabila terdapat urusan seperti utang piutang atau hal lain yang berkaitan dengan almarhum/almarhumah, agar dapat disampaikan kepada pihak keluarga.

Kemudian, acara ketiga adalah sambutan dari pihak Pemerintahan Desa, dalam hal ini Pemerintah Desa Darmakradenan yang diwakili oleh Kepala Desa atau perangkat desa lainnya. Dalam sambutan tersebut disampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum/almarhumah semasa hidup.

Selain itu, disampaikan pula harapan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan kekuatan. Bagi anak-anak yang ditinggalkan, diharapkan dapat melanjutkan perjuangan orang tua serta tumbuh menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

Acara keempat adalah penyampaian Mau’idzah Hasanah, yaitu nasihat yang baik, bijaksana, dan penuh kelembutan. Nasihat ini disampaikan oleh tokoh agama setempat sebagai pengingat bagi semua yang hadir tentang kehidupan, kematian, serta pentingnya memperbanyak amal kebaikan.

Dalam kesempatan ini juga dipanjatkan doa untuk almarhum/almarhumah agar diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Setelah rangkaian sambutan dan nasihat selesai, jenazah kemudian diadzankan sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Selanjutnya, prosesi pemberangkatan jenazah dilaksanakan dengan diiringi lantunan kalimat thayyibah, sebagai doa dan pengantar menuju tempat peristirahatan terakhir. (ip79).

Check Also

Pengurus NU Diminta Hadirkan Program Berdampak Nyata bagi Masyarakat

DARMAKRADENAN.COM- Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ajibarang, H. Slamet Ibnu Ansori, S.A.P …

Pelantikan Pengurus NU Darmakradenan Teguhkan Komitmen Kesetiaan pada Jam’iyah

DARMAKRADENAN.COM- Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Darmakradenan masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi …

Mata Air Keruh di Area Tambang Gadog, FPTSP Turun Tangan Lakukan Pengecekan

DARMAKRADENAN.COM- Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (FPTSP) bersama kontraktor PT Sinar Tambang Artha Lestari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *