DARMAKRADENAN.COM- Kasid, Ketua RW 06 Grumbul Kesal KDI, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, memanfaatkan keterampilannya dengan memproduksi dan menjual kentong serta julang.
Produk tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan keamanan lingkungan hingga aktivitas penambangan tradisional.
Kentong yang dibuat Kasid umumnya digunakan warga untuk keperluan siskamling dan dipasang di pos kamling sebagai alat komunikasi darurat. Alat ini berfungsi memberikan kode atau tanda kepada warga apabila terjadi situasi tertentu di lingkungan.
Kasid menjual kentong dengan harga bervariasi, mulai dari Rp150 ribu hingga Rp400 ribu, tergantung ukuran. Untuk ukuran 70 sentimeter dibanderol sekitar Rp150 ribu, sedangkan ukuran 120 sentimeter dijual hingga Rp400 ribu.
“Bahan kentong dari kayu kasiori, jati, mahoni, dan kayu nangka,” ujar Kasid saat dihubungi melalui media elektronik, Sabtu (2/5/2026).
Selain kentong, Kasid juga memproduksi julang, yaitu alat tradisional yang digunakan untuk mendulang emas. Julang tersebut dijual dengan kisaran harga Rp250 ribu hingga Rp350 ribu.
Menurut Kasid, bahan pembuatan julang menggunakan kayu kasiori atau cassia fistula serta kayu sayudan (trembesi), yang dinilai kuat dan tahan lama untuk aktivitas pendulangan.
Usaha yang dijalankan Kasid ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan warga setempat, tetapi juga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi dirinya. (Mift/ip79)
darmakradenan.com