Filosofi Wudhu: Menyucikan Diri Menuju Ridha Allah

DARMAKRADENAN.COM- Imam Al-Qaisyari berkata: Seyogianya orang yang bersuci berniat ketika mencuci kedua telapak tangannya untuk membersihkannya dari perbuatan mengambil sesuatu yang menjauhkannya dari Allah Ta‘ala, serta melepaskannya dari hal-hal yang menyibukkannya dari-Nya.

Dengan berkumur, ia berniat membersihkan mulut dari kotoran akibat ucapan-ucapan buruk. Dengan menghirup air ke hidung, ia berniat mengeluarkan keinginan mencium bau-bauan yang tidak baik. Dengan menyela-nyela rambut, ia berniat melepaskannya dari cengkeraman hal-hal yang dapat membinasakannya dan menjatuhkannya dari derajat yang tinggi ke derajat yang rendah.

Dengan membasuh wajah, ia berniat membersihkannya dari kecenderungan mengikuti hawa nafsu, dari mencari kedudukan yang tercela, serta dari tunduk kepada selain Allah. Dengan membersihkan hidung, ia berniat membersihkannya dari sifat sombong dan angkuh. Dengan membasuh mata, ia berniat menyucikannya dari memandang hal-hal yang dibenci serta dari memandang selain Allah dengan anggapan memberi manfaat atau mudarat.

Dengan membasuh kedua tangan, ia berniat membersihkannya dari mengambil sesuatu yang menjauhkan dari Allah. Dengan mengusap kepala, ia berniat menghilangkan sifat merasa tinggi dan kepemimpinan yang menimbulkan kesombongan.

Dengan membasuh kedua kaki, ia berniat membersihkannya dari bersegera menuju perbuatan maksiat dan mengikuti hawa nafsu, serta melepaskan ikatan kelemahan dalam bersegera menuju medan ketaatan yang mengantarkan pada keberuntungan mendapatkan ridha Allah Yang Maha Tinggi.

Dengan semua itu, tubuh menjadi layak untuk berdiri di hadapan Allah Ta‘ala, Raja Yang Maha Suci.

(I‘anah ath-Thalibin, jilid 1, halaman 54–55)

(فائدة) قال القيصري: ينبغي للمتطهر أن ينوي مع غسل كفيه تطهيرهما من تناول ما يبعده عن الله تعالى، ونفضهما مما يشغله عنه.وبالمضمضة تطهير الفم من تلويث اللسان بالأقوال الخبيثة.وبالاستنشاق إخراج استرواح روائح محبوبة.وبتخليل الشعر حله من أيدي ما يهلكه ويهبطه من أعلى عليين إلى أسفل سافلين.وبغسل وجهه تطهيره من توجهه إلى اتباع الهوى، ومن طلب الجاه المذموم وتخشعه لغير الله.وبتطهيره الأنف تطهيره من الأنفة والكبر.وبغسل العين التطهر من التطلع إلى المكروهات والنظر لغير الله بنفع أو ضر.وبغسل اليدين تطهيرهما من تناول ما يبعده عن الله.وبمسح الرأس زوال الترأس والرياسة الموجبة للكبر، وبغسل القدمين تطهيرهما من المسارعة إلى المخالفات واتباع الهوى، وحل قيود العجز عن المسارعة في ميادين الطاعة المبلغة إلى الفوز برضا الكبير المتعال.وبما ذكر يصلح الجسد للوقوف بين يدي الله تعالى الملك القدوس.(إعانة الطالبين جـ١صـ٥٤-٥٥)

Sumber: Sanad Alumni Krapyak

Check Also

Pengurus NU Diminta Hadirkan Program Berdampak Nyata bagi Masyarakat

DARMAKRADENAN.COM- Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ajibarang, H. Slamet Ibnu Ansori, S.A.P …

Pelantikan Pengurus NU Darmakradenan Teguhkan Komitmen Kesetiaan pada Jam’iyah

DARMAKRADENAN.COM- Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Darmakradenan masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi …

Begini, Prosesi Pemakaman Di Desa Darmakradenan

DARMAKRADENAN.COM- Prosesi pemakaman berawal dari acara pemberangkatan jenazah merupakan rangkaian acara yang penuh khidmat, sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *