DARMAKRADENAN.COM- Hasil mitigasi bencana tanah longsor di kawasan Gadog, Desa Darmakradenan, Ajibarang, Banyumas, menunjukkan adanya potensi risiko yang perlu diwaspadai masyarakat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mengimbau warga untuk berhati-hati saat melintasi jalur penghubung RW 02 Pegawulan Tengah menuju RW 04 Grumbul Karangpucung.
Imbauan tersebut disampaikan melalui Pemerintah Desa Darmakradenan setelah dilakukan kajian lapangan pada Jumat (10/4/2026). Berdasarkan hasil mitigasi, terdapat kemungkinan longsor yang dapat menutup akses jalan utama warga.
“Jika longsor terjadi, material tanah berpotensi menutup badan jalan dan bahkan material bisa melewati sungai,” demikian keterangan BPBD dalam hasil mitigasi.
Menanggapi potensi tersebut, pihak swasta turut mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan solusi darurat. Kepala Bagian CSR PT Sinar Tambang Artha Lestari, Fatria Rahmadi, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan jalur alternatif bagi masyarakat. “Kami juga masih menunggu surat resmi hasil mitigasi dari BPBD,” ujarnya.
Ia menjelaskan, apabila longsor benar-benar terjadi dan menutup akses utama yang biasa dilalui warga RW 04 Karangpucung, pihak perusahaan menyediakan jalur alternatif melalui rute Karangpucung- Cigebang.
“Insya Allah jalur tersebut sudah dapat digunakan,” kata Fatria saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (11/4/2026) malam.
Selain itu, pihak perusahaan juga telah meminta kontraktor untuk melakukan perbaikan pada jalur alternatif tersebut guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas.
Seiring dengan potensi bencana ini Pemdes Darmakradenan melalui WAG Lembaga Desa, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor. Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini juga dinilai dapat memperbesar risiko terjadinya longsor di wilayah tersebut.
darmakradenan.com